Jelang Idul Fitri, Insentif 4.102 GTT/PTT di Klaten Cair

KLATEN, Cakram.net – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan secara simbolis dana insentif bagi 4.102 orang Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) kategori II dan GTT/ PTT nonkategori II yang bersumber dari APBD Kabupaten Klaten Tahun 2021. Penyerahan Program Peningkatan Kesejahteraan bagi GTT/PTT dilakukan di Pendapa Setda Kabupaten Klaten, Kamis (6/4/2021).

“Alhamdulillah hari ini bisa saya serahkan, semoga apa yang diberikan pemerintah Kabupaten Klaten kepada Guru GTT/PTT kategori II dan nonkategori II bisa dimanfaatkan dengan baik. Ini menjadi penyemangat bagi GTT/PTT untuk mendidik generasi penerus di Kabupaten Klaten,” katanya, dilansir dari laman Pemkab Klaten.
Bupati menyampaikan di masa pandemi Covid-19 peran GTT/ PTT sangat dibutuhkan. Terlebih dalam menyukseskan program ‘Guru Tonggo’ dengan sistem dan teknis yang telah diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, demi meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Klaten.

Pemberian insentif untuk  4.102 orang GTT/PTT kategori II dan GTT/PTT nonkategori II tersebut bervariasi. Untuk GTT/PTT kategori II menerima Rp6 juta per orang, sedangkan nonkategori II berbeda tergantung masa kerjanya. Untuk masa kerja satu hingga tiga tahun menerima Rp1,98 juta per orang, masa kerja 4-6 tahun menerima Rp2,4 juta per orang, dan masa kerja 7-9 tahun menerima Rp2,7 juta per orang. Adapun guru nonkategori II dengan masa kerja 10-12 tahun menerima Rp3 juta per orang, sedangkan masa kerja 13 atau lebih menerima Rp3,3 juta per orang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Wardani Sugiyanto berharap kepada perwakilan GTT/ PTT kategori II dan nonkategori II yang hadir menerima insentif di Pendapa Setda Kabupaten Klaten menyampaikan kepada yang lainnya agar kinerja GTT /PTT kategori II dan GTT/PTT nonkategori II senantiasa bisa meningkat. Ia juga meminta untuk mendoakan GTT/ PTT kategori II dan nonkategori II bisa lolos menjadi guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

“Mohon doa restu agar melalui forum ini kawan-kawan yang akan mengikuti seleksi PPPK bisa lolos. Harapan kami posisi guru yang kosong bisa diisi oleh GTT/PTT K2 dan GTT /PTT non K2, mengingat banyak guru SD yang kekurangan PNS menjadi keprihatinan kami,” ujarnya. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *