KENDAL, Cakram.net – Bupati Kendal, Dico Ganinduto dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu 7 Juli 2021. Dico menyebut Pemerintahan Kabupaten Kendal harus terus berjalan dan ia tetap bekerja dari rumah isolasi.
Setelah lebih dari 130 hari bekerja sebagai Bupati Kendal, Dico dinyatakan positif Covid-19. Namun ia tidak akan berhenti bekerja untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat.
“Insyaallah saya akan terus memantau dan mengkoordinir OPD-OPD terkait kegiatan vaksinasi, PPKM dan program pemkab lainnya melalui virtual,” ujarnya, dilansir dari laman Pemkab Kendal, Jumat 9 Juli 2021.
Sebagai Bupati muda dirinya tetap akan bekerja maksimal untuk Kabupaten Kendal dengan terus memantau program-program pemerintahan yang sudah dijalankan. Menurutnya, pandemi Covid-19 bukan menjadi halangan untuk mensukseskan pembangunan di Kabupaten Kendal.
Dico juga merasa harus lebih bisa bermanfaat untuk masyarakat di tengah pandemi dan PPKM Darurat. Ia akan melakukan segala upaya untuk membawa Kendal bebas dari Covid-19 ini.
“Kita tidak boleh kalah dengan pandemi ini, harus tetap positif, setiap perjuangan pasti akan ada kemenangan,” tandasnya.
Beberapa program inovasi yang dibawa Bupati Dico sudah terlihat berdampak positif untuk masyarakat. Dari penyediaan tempat isolasi terpusat di masing-masing desa, program percepatan vaksinasi massal dari usia 12 tahun ke atas hingga khusus profesi guru, dan juga penyekatan jalan di masing-masing pintu masuk ke Kabupaten Kendal. Semua itu ditujukan untuk kebaikan dan kebutuhan masyarakat Kendal saat ini dalam melawan Pandemi Covid-19.
Dico menjelaskan, pemerintah harus memberikan fasilitas lebih. Dengan adanya tempat isolasi terpusat, masyarakat tidak perlu khawatir lagi bila positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri. Semua akan dibantu dan disiapkan oleh masing-masing desa dengan baik.
Bupati Dico mengajak seluruh masyarakat mengkampanyekan protokol kesehatan melalui Lomba Video Penanganan Covid-19 dan Protokol Kesehatan yang saat ini sedang berlangsung. Sudah dibuka pula 5 sentra vaksinasi di 5 ekskawedanan di Kabupaten Kendal dengan kuota antara 400-500 per hari di masing-masing sentra vaksinasi, termasuk wilayah Boja yang cukup jauh untuk mempermudah masyarakat Kendal.
Kata Dico, penegakkan aturan PPKM Darurat juga terus berjalan. Dirinya akan terus aktif membangun sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar masyarakat Kendal bisa tervaksinasi sesegera mungkin.
Seluruh program ini ia pantau langsung dari persiapan hingga pelaksanaan di lapangan. Tidak ada kata lelah dulu untuk masyarakat Kendal.
Dico mengaku kondisinya saat ini sedang baik-baik saja dan masih mampu untuk melaksanakan pekerjaan meski dalam keterbatasan.
“Alhamdulillah kami masih dalam kondisi baik-baik saja, meskipun untuk saat ini kami harus menjalani isolasi terlebih dahulu. Mohon doanya, semoga saya dan keluarga diberi kekuatan dan kesehatan sehingga dapat kembali sehat. Agar bisa kembali bekerja memberikan yang terbaik untuk Kendal,” ujar Dico.
Bupati Dico mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak panik, tetap waspada, dan selalu menjaga protokol kesehatan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak,menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Ia juga mengajak untuk melaporkan pelanggaran PPKM Darurat melalui kanal WA #Dicomendengar dan mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti vaksinasi gratis di sentra-sentra vaksin yang telah disiapkan. (Cakram)
