BOYOLALI, Cakram.net – Memasuki puncak musim kemarau, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan terdapat beberapa daerah di Kabupaten Boyolali yang mengalami bencana kekeringan. Untuk mengantisipasi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali menyediakan sebanyak 400 tangki air bersih untuk disalurkan ke daerah terdampak musim kemarau.
“Ini kita sediakan 400 tangki air bersih. Untuk sementara lima kecamatan terdampak kekeringan, meliputi Kecamatan Juwangi, Wonosamodro, Wonosegoro, Kemusu, dan Tamansari,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo, dilansir dari laman Pemkab Boyolali, Rabu 8 September 2021.
Ia mengungkapkan, dengan anggaran Rp375 juta sudah disalurkan 17 tangki air bersih ke Kecamatan Wonosamodro, Wonosegoro dan Juwangi. Dengan menerapkan sistem Cepat, Akurat, Merata, dan Proporsional (CAMP), BPBD Kabupaten Boyolali mengimbau masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan desa setempat agar bantuan air bersih cepat tersalurkan ke masyarakat terdampak.
“Kekeringan akan melanda Boyolali, maka sesegera mungkin untuk dropping air bersih ke wilayah terdampak,” ungkap Yoyok, sapaan akrab Kurniawan Fajar Prasetyo.
