Adapun atlet penerima tali asih antara lain Khoirudin Mustakim, peraih medali emas cabang olahraga pencak silat menerima Rp23,5 juta, Alvianta Bagas, peraih medali perak cabang olahraga panahan menerima Rp13,75 juta, dan Irawan Guntur Ari Putra, peraih medali perak cabang olahraga (eksibisi) sambo menerima Rp10,75 juta. Sementara untuk asisten pelatih masing-masing menerima Rp6 juta (medali emas), Rp4 juta (medali perak), serta Rp3,25 juta bagi technical support cabor peraih medali PON Papua.
Bupati juga memberikan tali asih secara pribadi sebagai apresiasi kepada tiga atlet asal Klaten lainnya yang ikut serta mewakili kontingen Jawa Tengah di ajang PON Papua di cabor panahan dan basket, masing-masing menerima p 2 juta. Kepada atlet yang belum meraih medali, Bupati berpesan untuk tidak patah semangat dan terus berlatih keras agar ke depannya mampu mengukir prestasi pada kesempatan lainnya.
“Untuk atlet-atlet yang belum mendapatkan medali di ajang PON Papua, jangan berkecil hati, harus terus semangat. Karena ini bukan kegagalan, masih ada kesempatan yang lain, ajang-ajang olahraga lainnya yang menunggu hasil kerja keras kalian,” ujarnya.
