Menurut Bupati, kreativitas para santri harus terus didorong. Ia melihat potensi besar para santri dapat mengubah bangsa.
“Santri didorong bisa berinovasi dan berkreatifitas untuk mensejahterakan masyarakat menjadi wirausaha muslim dapat membuka lapangan kerja seluas luasnya. Mari kita saling menjaga kehidupan sesame, tidak hanya meningkatkan kesejahteraan materil tetapi bisa menciptakan para hafidz quran,” ujarnya.
Kata Bupati, di tengah masa pandemi Covid-19 para santri juga dituntut untuk bisa menjadi pelopor protokol kesehatan kepada masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19.
“Saat ini Kabupaten Kendal masih berada di level 2. Harapan kita bersama Kendal bisa level 1, bahkan ditetapkan bebas Covid-19. Untuk itu kami perlu dukungan para santri dalam rangka mencegah klaster baru, khsusnya klaster pesantren,” imbuhnya.
