Berkat kerja sama antara pemerintah dan PMI, lanjut Taj Yasin, hingga saat ini stok Plasma Konvalesen di Jawa Tengah mencapai sekitar seribu kantong. Dia juga berpesan kepada jajarannya, agar senantiasa waspada mengingat pandemi Covid-19 masih ada.
“Di Jawa Tengah baru ada tiga PMI yang memiliki alat donor Plasma Konvalesen. Kami berupaya bagaimana memberikan pelayanan ke masyarakat supaya bisa memberikan donor plasmanya, kami ingin untuk bafaimana di setiap karesidenan minimal ada alat untuk melakukan donor plasma,” paparnya.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, berterima kasih kepada Taj Yasin atas penyampaian dan pengalamannya dalam memberikan contoh ke masyarakat terkait donor Plasma Konvalesen.
Ia menilai, Jawa Tengah termasuk sebagai Provinsi yang berhasil dalam mengupayakan Plasma Konvalesen bagi pasien Covid-19. Menurutnya, Plasma Konvalesen merupakan salah satu terapi yang baik bagi pasien Covid-19.
