Prioritas utama Trans Jateng adalah untuk memberi pelayanan pada buruh, pelajar dan veteran. Setelah itu, baru untuk penumpang umum lainnya.
“Kenapa buruh, karena pengeluaran mereka cukup tinggi untuk transportasi. Dengan harga Rp2000, maka ini bisa sangat membantu. Termasuk para pelajar dan veteran agar kita bisa menghormati mereka. Selain itu, ya untuk masyarakat umum, agar mereka terlayani dengan baik dan jalanan tidak penuh,” katanya.
Pengembangan koridor Trans Jateng, lanjut Ganjar, akan terus berkembang. Ke depan akan dibangun koridor-koridor lain dan rute lain yang memang dibutuhkan.
“Kenapa ini baru sampai Godong, ya nanti kita bertahap. Koridornya bisa berkembang sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya.
