YOGYAKARTA, Cakram.net – Kepala BKKBN Republik Indonesia, Hasto Wardoyo secara virtual melaunching Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta di Ruang Yudhistira Balaikota Yogyakarta, Selasa 30 November 2021. Acara ini sekaligus penandatanganan nota kesepahaman antara BKKBN dengan PT Boga Perkasa Sejahtera (BPS) dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi berharap pencegahan stunting dan peningkatan gizi ibu hamil harus tetap menjadi prioritas. Stunting tidak hanya menghambat pertumbuhan, namun juga perkembangan otak yang kurang maksimal.
“Oleh sebab itu, upaya-upaya pencegahan stunting yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta antara lain dengan memberikan konseling gizi untuk calon pengantin, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain itu, diadakan pula kelas ibu di tiap puskesmas, sosialisasi dan praktek PMBA di wilayah, optimalisasi kegiatan Kelompok Pendukung Ibu, serta optimalisasi kader yang sudah dilatih Pelatihan Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) di posyandu. Dan hari ini diadakan peluncuran program DASHAT di seluruh kampung KB se-DIY,” ungkap Heroe Poerwadi, dilansir dari laman Pemkot Yogyakarta.
Dashat adalah salah satu bentuk intervensi stunting melalui pemberian makanan bergizi seimbang bagi ibu hamil dan keluarga risiko stunting dengan optimalisasi bahan pangan lokal yang dapat dipadukan dengan sumberdaya atau kontribusi dari mitra lainnya.
