Kata dia, pihaknya telah berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk singkronisasi program terkait pembuatan bendungan-bendungan di sungai.
“Sehingga (air) tidak langsung ke laut. Kalau kita tadi bicara soal embung konservasi air dan ekonomi masyarakat, maka bisa kita manfaatkan dengan menebar ikan di bendungan-bendungan tersebut sehingga ada nilai ekonomisnya,” tutup Taj Yasin.
Sementara itu, Iriandi Azwartika, mengatakan bahwa kondisi pulau Jawa saat ini mengalami Java Water Stress. Kata dia, kondisi tersebut diakibatkan lantaran kebutuhan air meningkat sementara ketersediaan air tidak mencukupi.
Padahal, lanjutnya, Indonesia menduduki peringkat ke-lima dalam potensi Sumber Daya Air, di dunia. Namun, keberadaan airnya tidak merata. Salah satu yang berpotensi mengalami kekeringan adalah Pulau Jawa.
