Ketua Kelompok Tani Tunas Muda, Taufik Wahyu Sulistyo mengatakan, saat ini 15 pemuda Desa Kalisalak terlibat dalam budi daya padi Sri Mulyo. Mereka tertarik mengembangkan usaha padi karena memiliki potensi ekonomi.
Metode tanam padi Sri Mulyo juga berbeda dengan padi konvensional. Tanam padi menggunakan sistem jajar legowo dan menggunakan bibit yang berumur muda.
“Penanaman (jumlah bibit) juga tidak banyak. Dari satu lubang tanam itu cuma 1 sampai 3 benih padi. Umur benih yang ditanam 15 hari. Kalau petani konvensional kan biasanya bibit yang ditanam umurnya tua,” jelas Taufik.
Benih padi berumur muda dapat tumbuh lebih cepat. Sebab akar bibit padi masih menyimpan cadangan nutrisi untuk tumbuh.
