Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya menyiapkan penyalur (offtaker) yang akan membeli. Dengan begitu ada jaminan kepastian harga bawang merah, sekaligus menghindari permainan harga dari para tengkulak.
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, ada sejumlah offtaker atau integrator yang siap menampung hasil produksi dari food estate ini. Yakni PT Semangat Bersama Enterpreneurship, PT Calbee Wings Food, CV Sido Makmur Jaya, dan CV Rejeki Terus Lancar.
Disebutkan sistem food estate di Temanggung tersebar di lima kecamatan, yaitu Bansari, Kledung, Ngadirejo, Parakan, dan Bulu. Tanaman hortikultura yang ditanam meliputi cabai, kentang, bawang merah, dan bawang putih.
Ia menyampaikan, berdasarkan analisis potensi produksi setelah dengan sistem food estate, keuntungan per hektare untuk bawang merah sekitar Rp23 juta, bawang putih Rp40 juta, cabai Rp55 juta, dan kentang konsumsi Rp187 juta.
