UNGARAN, Cakram.net – Bupati Semarang Ngesti Nugraha menegaskan Pemkab Semarang akan memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen mulai Rabu 9 Februari 2022, menyusul ditemukannya indikasi kasus positif Covid-19 di salah satu SMP Negeri di Bandungan, Kabupaten Semarang.
“PTM 50 persen akan dilakukan mulai Rabu besok, karena ada indikasi kasus positif di salah satu SMP di Bandungan. Para orang tua siswa diminta untuk bisa memahami kondisi ini,” katanya saat memimpin apel Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) di Ungaran, Selasa pagi 8 Februari 2022.
Di hadapan puluhan ASN Dispertanikap, Dinas Sosial dan Inspektorat, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan masing-masing. Hal itu seiring semakin bertambahnya kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang pada Februari ini. Selain itu, warga juga diminta melengkapi vaksinasi Covid-19 guna menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity).
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo membenarkan temuan suspek Covid-19 di SMP Negeri di Bandungan. Pihaknya sedang menyiapkan surat edaran terkait pelaksanaan PTM 50 persen di seluruh sekolah di bawah pengawasan Disdikbudpora Kabupaten Semarang.
