Selain pensiun, lanjut Bupati, ada sebagian tenaga kesehatan non PNS yang diterima sebagai CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah lain. Sehingga jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Semarang otomatis berkurang.
“Kita akan menambah jumlah tenaga kesehatan. Penambahanan tenaga kesehatan tersebut diharapkan dapat membantu Pemkab Semarang dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati mencontohkan, seperti kondisi pandemi Covid-19 saat ini dibutuhkan dukungan tenaga kesehatan ketika akan menambah tempat isolasi terpusat.
“Penambahan tenaga kesehatan bisa membantu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya disiplin protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.
