Joko menyarankan, bila ditemukan kasus Covid-19 jangan hanya satu kelas yang diliburkan, tetapi minimal dua kelas di sampingnya juga harus diliburkan dan dilakukan upaya penanganan secara optimal.
Joko berharap ke depan semua sekolah mengikuti kebijakan PTM 50 persen. Sebab kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang tidak hanya di sekolah, tetapi juga ditemukan di perusahaan-perusahaan.
“Untuk kasus Covid-19 di lingkungan sekolah di Kabupaten Semarang banyak ditemukan di Kecamatan Bandungan. Ada temuan juga di Kecamatan Jambu dan Ungaran Barat pada pekan kemarin,” imbuhnya. (dhi)
