Tak hanya itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sukarela mewakafkan lahan milik mereka untuk dibangung masjid dan ponpes. Taj Yasin berharap semoga wakaf tersebut menjadi manfaat untuk masyarakat banyak.
“(Ini) menunjukkan kita tidak bisa apa-apa kalau tidak gotong royong. Kegiatan ini sifatnya mendadak, sehingga perlu kita pikirkan bersama. Yang wakaf, tadi ada ibu Sukarti. Beliau ternyata baru beli lahannya ini, langsung diwakafkan, saya ucapkan terima kasih kepada beliau,” tegasnya.
Pengasuh ponpes Al Jauhariyah, KH Abdul Rozak, mengatakan jika bronjongisasi bibir sungai dari pemerintah sangat dinantikan oleh masyarakat. Menurutnya, abrasi yang terjadi telah menggerus lahan warga hingga mencapai sekitar 15 meter persegi.
Selain abrasi, Abdul Rozak mengatakan jika banjir juga menjadi kekhawatiran warga. Oleh karenabta, dia sangat berharap agar kondisi tersebut dapat ditangani.
