Para Pejabat di Klaten Berkomitmen Jadi Muzaki

Terkait pemanfaatan zakat, Bupati Klaten menerangkan akan dimanfaatkan mendukung program pemerintah terkait pengentasan kemiskinan. Apalagi akibat pandemi covid hampir tiga tahun ini, angka kemiskinan di Klaten sedikit meningkat.

“Kalau semua program harus dengan APBD, hal itu butuh proses dan tahapan. Tapi dana Baznas itu akan bisa menopang program pengentasan kemisikinan sesuai hak penerima zakat. Istilahnya APBD bagi pemerintah ada di tangan kanan dan Baznas ada di tangan kiri. Tapi yang pasti saya sudah perintahkan semua pejabat dan ASN Klaten membayar zakat. Saya yakin Baznas Klaten dapat dipercaya,” tandasnya.

Ketua Baznas Klaten, Mukhlis Hudaf mengungkapkan kalau zakat itu untuk membersihkan harta. Apalagi menjelang bulan Ramadhan, upaya optimalisasi pengumpulan ZIS akan lebih didorong.

“Bulan Ramadhan ini pengumpulan ZIS akan kami optimalkan. Diawali dengan penandatanganan komitmen menjadi muzaki para pejabat, kami akan silaturakhim ke perangkat daerah mendampingi Bupati. Kalau target capaian zakat meningkat, nanti penerima manfaat juga meningkat. Dan hikmat zakat selain untuk membersihkan harta, juga sarat diterimanya sholat seseorang. Sebab tidak diterima sholat seorang muslim jika ia tidak berzakat, dan sebaliknya tidak diterima zakat seorang muslim jika ia tidak menjalankan sholat,” pesan Mukhlish Hudaf.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *