Pemkab Semarang Kembali Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Pasar Tradisional

Menurut Heru, OP minyak goreng kali ini juga menyasar masyarakat di sekitar lingkungan pasar dengan sistem pembagian kupon khusus sesuai alokasi masing-masing. Masing-masing pengelola pasar bekerja sama dengan pemerintah desa/kelurahan setempat.

“Selain pedagang, operasi pasar minyak goreng kali ini juga dapat dinikmati oleh konsumen (masyarakat),” ujarnya.

Kabid Perdagangan Diskumperindag Kabupaten Semarang, Widada Mutiara menambahkan, OP minyak goreng kali ini juga memberikan kesempatan kepada konsumen langsung. Namun alokasi minyak goreng yang dijual dalam OP tersebut masih terbatas.

“Idealnya tiap pasar tradisional kelas I bisa mendapatkan alokasi minyak goreng hingga 1.000 liter, sehingga akan berdampak bagi masyarakat yang lebih banyak. Namun alokasi operasi pasar tergantung dari jatah yang diberikan oleh Disperindag Provinsi Jawa Tengah,” imbuhnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *