Didampingi Putri A Rafiq, Ganjar Beri Bantuan Bedah Rumah kepada Tarno

“Ini salah satu percepatan penanganan kemiskinan ekstrem. Kita harapkan nanti, di semua kabupaten/kota juga melakukan hal yang sama. Kalau kami di Provinsi sudah cukup lama bekerjasama dengan Baznas untuk kita bisa salurkan bantuan ke masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Tarno mengaku tak menyangka mendapat kejutan itu. Ia tak pernah bermimpi, didatangi gubernur dan diberikan bantuan secara langsung.

Kula maturnuwun sanget dibantu saking bapak gubernur dan perangkat setempat (terimakasih banyak atas bantuan dari pak gubernur). Omahe dibangun kersane sae damel ben tenang men roso men awet (rumahnya dibangun biar lebih bagus, lebih tenang, lebih kuat dan lebih awet,” katanya.

Tarno mengatakan sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Penghasilannya tak pernah menentu, biasanya ia dibayar Rp50.000 setiap bekerja di sawah selama sehari.

“Tapi itu juga nggak pasti, nggak bisa diharapkan. Tapi yang jelas saya senang karena persoalan rumah sudah terselesaikan,” pungkasnya. (rls)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *