Pemkab Rembang Targetkan Zero Stunting Pada 2024

REMBANG, Cakram.net – Pemerintah Kabupaten Rembang menargetkan zero stunting pada 2024. Berbagai upaya pun dilakukan untuk menekan stunting.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz pada lokakarya mini pengukuhan Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) tingkat kecamatan se-Kabupaten Rembang, di Pendapa Museum RA Kartini, Rabu 10 Agustus 2022. Menurutnya, stunting merupakan momok bagi keberlangsungan bangsa Indonesia. Karena, stunting dapat membawa dampak psikologis yang luar biasa. Di samping dari segi kondisi fisik, menurut para ahli penderita stunting, mayoritas juga mengalami penurunan dari segi kecerdasan.

“Untuk itu program penanganan stunting menjadi program prioritas pemerintah. Apalagi data yang disampaikan kemarin per 100 ribu (orang) anak yang lahir di Indonesia yang mengalami lahir stunting 350 (orang anak). Kalau tidak ditangani sungguh-sungguh, maka ini akan mengancam keberlangsungan bangsa kita,” ungkap bupati, dilansir dari jatengprov.go.id, Kamis 11 Agustus 2022.

Disampaikan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk menekan angka stunting. Hasilnya, saat ini angka prevalensi stunting di Kabupaten Rembang menyisakan 14 persen.

Namun, lanjut bupati, pihaknya masih belum berpuas diri dengan angka prevalensi stunting sebesar 14 persen. Diri menargetkan, pada 2024 Kabupaten Rembang harus bisa mencapai nol persen, atau zero stunting.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *