Taj Yasin: Pembangunan Infrastruktur Daerah Mampu Satukan NKRI

“Itu semua kita genjot dengan tujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Jateng,” tambahnya.

Direktur Jenderal Cipta Karya pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti menjelaskan saat ini pembangunan infrastruktur Indonesia menghadapi beberapa tantangan.

Menurutnya, pemerintah pusat fokus pada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah dan provinsi di Indonesia. Pemerintah juga terus berupaya menangani pesatnya laju urbanisasi, kerentanan terhadap bencana alam dan perubahan iklim akibat tingginya emisi gas rumah kaca, serta pandemi Covid-19.

“Untuk itu, perkotaan kita kedepan harus dipastikan memiliki infrastruktur yang andal. Ini dalam rangka mewujudkan kota yang layak huni, kota hijau yang berketahanan iklim dan bencana, ini harus kita kejar terus teknologinya apa yang pas. Kedepan kita juga harus berbicara kota cerdas serta berdaya saing. Semua itu berbasis pada teknologi atau smart city,” katanya.

Pembangunan infrastruktur tidak hanya dilakukan hanya untuk pemenuhan aspek teknik konstruksi atau aspek fungsional, namun perlu memperhatikan aspek estetika yang bersumber dari unsur seni, kearifan lokal budaya, dan aspek lingkungan. Sehingga ketika melakukan pembangunan dilarang keras menebang habis pohon-pohon yang ada di sekitar lokasi pembangunan. (rls)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *