Zaenal juga berharap agar program desa wisata dan juga program Digitaly Agro Edu Tourism di Desa Sambak ini untuk terus dikembangkan seperti sistem monitoring emisi gas rumah kaca pada kawasan industri tahu dengan menerapkan teknologi biogas dan air limbahnya bisa dimanfaatkan bagi lingkungan, misalnya sebagai pupuk organik.
Sementara itu Kepala Desa Sambak, Dahlan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Magelang dan OPD terkait yang sudah membina desa sambak mulai dari progam kompensasi rakyat sehingga kegiatan yang telah dilakukan ini merupakan kegiatan adaptasi dan mitigasi.
“Pada tahun 2017 Desa Sambak mendapatkan Penghargaan Proklim Utama, dan desa kami juga mendapat penghargaan Kalpataru tahun 2016 menjadi nominator nasional, di tingkat provinsi. Desa kami juga menjadi juara 3 Kalpataru,” bebernya. (Cakram)
