Pemkot Yogyakarta Bangun Taman Budaya di Embung Giwangan

Pihaknya menegaskan pembangunan sebagian fasilitas Taman Budaya Embung Giwangan itu harus selesai tahun ini karena mengikuti anggaran dana keistimewaan tahun 2023. Dengan pembangunan sebagian fasilitas Taman Budaya Embung Giwangan itu diharapkan bisa difungsikan awal oleh masyarakat.

Embung Giwangan dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada tahun 2019. Embung Giwangan dibangun di lahan milik Pemerintah Kota Yogyakarta di Jalan Tegalturi. Embung Giwangan memiliki volume tampungan sekitar 9.210 meter kubik dan luas genangan sekitar 4,123 meter persegi

Secara terpisah Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelola Taman Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Retno Yuliani menyampaikan secara teknis pembangunan fasilitas Taman Budaya Embung Giwangan dilakukan Dinas PUPKP Kota Yogyakarta. Diharapkan proses lelang pembangunan fasilitas Taman Budaya Embung Giwangan segera dilakukan agar pengerjaan bisa sesuai target.

“Sesuai perencanaan, untuk tahun ini akan dibangun panggung terbuka, gedung entrance dan area parkir,” tambah Retno.

Sebelumnya, Pemkot Yogyakarta telah membangun beberapa fasilitas pendukung di Embung Giwangan. Ada pagar pengaman mengitari embung, lampu penerangan, jogging track, toilet dan musala. Menurutnya pembangunan embung dan fasilitas yang sudah ada saat ini, baru mencapai berkisar 25-30 persen dari grand desain pembangunan Taman Budaya Embung Giwangan.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *