BOYOLALI, Cakram.net – Sebuah masjid kuno di Dukuh Glinggang, Desa Kendel, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali konon katanya sempat sebagai tempat pertapaan Raden Said atau Sunan Kalijaga.
Masjid yang hingga kini masih berdiri kokoh tersebut diberi nama Jami Jalaluddin. Masjid tersebut tergolong tua dan unik, karena bangunan masjid semua terbuat dari kayu jati yang diperoleh diwilayahnya.
Masjid berusia ratusan tahun ini kini digunakan warga untuk aktivitas beribadah. Samping masjid kuno ini memiliki tiga tangga pada bagian luar masjid. Sebelah kiri dua tangga dan kanan satu tangga.
Kemudian di sebelah barat masjid terdapat dua makam pendiri masjid dan diberi pagar. Jendela kanan dan kiri tepat di tempat imam terdapat dua lafas Al quran yang manusia sedang sholat.
Kemudian tempat wudhu dibuat bak ukuran, sedangkan jamaah yang ingin wudhu harus menggunakan dayung. Namun, sebagian sudah dibuat dengan kran.
