Pedagang Pasar Sentul Yogyakarta Mulai Pindahan ke Shelter Sementara

Menurut Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Sentul, Karya Tirto Lumintu, Budi Kusuma  fasilitas shelter sementara Pasar Sentul itu sudah bagus dibandingkan shelter sementara saat revitalisasi Pasar Prawirotaman. Dicontohkan dari sisi atap menggunakan bahan galvalum sehingga dinilai kecil dari potensi bocor. Penyinaran dan ventilasi juga dinilai bagus serta bagian lantai dikonblok dan dinaikkan sehingga menjaga dari potensi banjir.

“Saya lihat ini sudah lumayan bagus dibandingkan dengan yang lain. Air untuk ikan sudah bisa dan pembuangannya. Sampahnya juga sudah ada tenaga. Lampu-lampu  juga disediakan. Tidak ada masalah lagi,” tambah Budi.

Dia menyatakan semua pedagang Pasar Sentul siap berpindah ke shelter sementara dan berjualan mulai Senin 1 Mei 2023. Pemindahan barang-barang dilakukan bertahap dan maksimal sampai hari Minggu (30 April 2023) pukul 12.00 WIB sudah tidak ada lagi pedagang yang berada di bangunan Pasar Sentul karena mempersiapkan untuk berjualan di shelter sementara.

“Insya Allah tanggal satu Hari Senin semuanya seratus persen sudah pindah ke sini semua. Yang Pasar Sentul jam 12 siang hari Minggu 30 April, sudah tidak ada lagi pedagang di sana (Pasar Sentul) semua sudah keluar. Harapannya lebih bagus bangunan pasarnya, lebih ramai dikunjungi dan kesejahteraan pedagang lebih naik,” terang Budi.

Shelter yang dibangun terdiri dari 26 kios ukuran 3 x 3 meter, 540 los ukuran 2 x 1 meter dan 80 los ukuran 2 x 1,5 meter. Shelter dilengkapi dengan toilet, kantor lurah pasar, musala, pos jaga, area parkir, bongkar muat, fasilitas listrik dan air. Penempatan pedagang di shelter dibagi berdasarkan zonasi produk yang dijual. Ada zona sayur, ikan, daging, ayam, kelontong, jajan pasar dan warung makan.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *