“Semua koridor Trans Jateng kini dapat melakukan pembayaran digital/cashless,” jelasnya.
Joko mengatakan, layanan non-tunai Trans Jateng meliputi layanan non-tunai dengan QRIS menggunakan M-Bangking atau dompet digital lainnya yang resmi terdaftar di semua bank, OVO, DANA, GoPay, ShopeePay dan lainnya.
Penumpang juga bisa melakukan pembayaran non-tunai menggunakan fitur beli tiket di aplikasi Si Anteng. Kartu Multi Trip (KMT) juga bisa digunakan untuk pembayaran di Trans Jateng sehingga para penumpang KA komuter jadi lebih mudah.
“Layanan non-tunai tapping bekerja sama dengan Himbara (Himpunan Bank Negara BNI, BRI, Mandiri), dan BCA untuk pembayaran di Trans Jateng,” terangnya.
Seorang penumpang BRT Trans Jateng pengguna QRIS, Rahmah asal Kabupaten Semarang mengaku, dirinya biasa memanfaatkan pembayaran non-tunai saat naik BRT. Ia menilai, membayar ongkos bus menggunakan QRIS itu lebih mudah. Sebab, ia tak perlu repot-repot menyiapkan uang tunai.
