Dampingi Megawati Resmikan Patung Bung Karno, Ganjar: Pancasila In Action Butuh Pendekatan Budaya

Bung Karno dalam menggali nilai-nilai Pancasila itu juga menggunakan pendekatan kebudayaan. Sehingga Bung Karno bisa menemukan lima hal mendasar yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia yang dapat menjadi landasan ideologi sebagai sebuah negara. Menurut Ganjar, pendekatan kebudayaan ini juga yang dibutuhkan untuk menginternalisasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Menurut saya bagus sekali dan tentu saja ada nilai-nilai ke-Indonesia-an yang masuk dalam butir-butir Pancasila itu musti kita laksanakan. Maka Pancasila-nya musti in action dan di sinilah pendekatan-pendekatan budaya itu dilakukan. Saya kira lanskapnya bagus, optik patungnya bagus tapi nilainya jauh lebih bagus,” kata Ganjar.

Dunadi selaku pembuat Patung Bung Karno itu mengatakan bahwa patung yang diresmikan itu merupakan pemberiannya untuk Omah Petroek. Ia memilih Patung Bung Karno karena terinspirasi oleh Omah Petroek yang sejuk, nyaman, bangunan yang megah dan toleransi.

“Ada perpustakaan di sini dan saya baca ada buku tentang Pancasila. Saya tergugah membuat patung Bung Karno di Omah Petroek karena beliau yang menggali nilai-nilai Pancasila. Omah Petroek ini simbol toleransi karena semua ada di sini,” katanya.

Danadi juga mengatakan bahwa Bung Karno adalah sosok pemimpin yang juga seorang seniman yang luar biasa, karena banyak peninggalannya yang memiliki unsur seni tingkat tinggi. Ia berharap ke depan lahir pemimpin yang juga dapat merangkul seniman dan sosok itu mengarah kepada seorang Ganjar Pranowo.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *