Lyna Windiarti , owner Double Eight Craft menjahit sisa kain perca di rumah produksi Jalan Sonokeling II D59 , Plamongan Indah , Kota Semarang , Kamis 19 Oktober 2023. UMKM tersebut memanfaatkan sisa sisa kain perca untuk di olah menjadi produk seperti home decor atau home textile yaitu sarung bantal , taplak meja , bed cover , sama cover sofa.Pada awal usaha kerajinan kain perca 2019 itu, Lyna hanya menjual melalui jaringan pertemanan. Sampai saat ia mendapat pembinaan dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, usahanya kian berkembang dan maju bahkan penjualanya sampai ke Belanda. Foto: Cakram.net/Ahmad Samsudin
Lyna Windiarti , owner Double Eight Craft menjahit sisa kain perca di rumah produksi Jalan Sonokeling II D59 , Plamongan Indah , Kota Semarang , Kamis 19 Oktober 2023. UMKM tersebut memanfaatkan sisa sisa kain perca untuk di olah menjadi produk seperti home decor atau home textile yaitu sarung bantal , taplak meja , bed cover , sama cover sofa.Pada awal usaha kerajinan kain perca 2019 itu, Lyna hanya menjual melalui jaringan pertemanan. Sampai saat ia mendapat pembinaan dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, usahanya kian berkembang dan maju bahkan penjualanya sampai ke Belanda. Foto: Cakram.net/Ahmad Samsudin
Lyna Windiarti , owner Double Eight Craft menjahit sisa kain perca di rumah produksi Jalan Sonokeling II D59 , Plamongan Indah , Kota Semarang , Kamis 19 Oktober 2023. UMKM tersebut memanfaatkan sisa sisa kain perca untuk di olah menjadi produk seperti home decor atau home textile yaitu sarung bantal , taplak meja , bed cover , sama cover sofa.Pada awal usaha kerajinan kain perca 2019 itu, Lyna hanya menjual melalui jaringan pertemanan. Sampai saat ia mendapat pembinaan dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, usahanya kian berkembang dan maju bahkan penjualanya sampai ke Belanda. Foto: Cakram.net/Ahmad Samsudin
Lyna Windiarti , owner Double Eight Craft memperlihatkan Taplak meja sisa kain perca di rumah produksi Jalan Sonokeling II D59 , Plamongan Indah , Kota Semarang , Kamis 19 Oktober 2023. UMKM tersebut memanfaatkan sisa sisa kain perca untuk di olah menjadi produk seperti home decor atau home textile yaitu sarung bantal , taplak meja , bed cover , sama cover sofa.Pada awal usaha kerajinan kain perca 2019 itu, Lyna hanya menjual melalui jaringan pertemanan. Sampai saat ia mendapat pembinaan dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, usahanya kian berkembang dan maju bahkan penjualanya sampai ke Belanda. Foto: Cakram.net/Ahmad Samsudin