Pemkab Magelang Dorong Program Pencegahan Pengendalian Penyakit

“Tak kalah penting yaitu peningkatan inovasi pengendalian vektor, termasuk pengendalian vektor terpadu dan pengendalian vektor secara biologis dan peningkatan program pencegahan,” katanya.

Zaenal Arifin menyebutkan, dari data yang telah diterima, kegiatan program P2P di Kabupaten Magelang terdapat beberapa kegiatan yang masih belum mencapai target di antaranya, orang usia ≥ 15 tahun yang mendapatkan pelayanan terpadu (Pandu) di Puskesmas, penderita Diabetes Melitus usia 15 Tahun ke atas yang mendapatkan pelayanan sesuai standar, dan ibu hamil yang dilakukan pemeriksaan Hepatitis B.

Oleh karena itu, melalui acara ini Zaenal Arifin berharap, peran dan kontribusi semua pihak sangat diperlukan, yang mana untuk pembangunan kesehatan, menurunkan angka kematian, kesakitan dan kecacatan akibat penyakit serta pencapaian sasaran program berdasarkan komitmen nasional dan internasional.

“Terakhir, saya berpesan untuk senantiasa bergotong royong seiring dan seirama dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Magelang khususnya di bidang kesehatan agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Magelang yang Sejahtera, Berdaya Saing dan Amanah (Sedaya Amanah),” pesan Zaenal. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *