Ditambahkan, dengan memberikan pengalaman baru itu, peserta kegiatan paling tidak akan mengunggah pengalamannya ke media sosial miliknya, atau bercerita ke temannya, sehingga mampu memicu untuk berwisata ke lokasi tersebut.
Sumarno menyatakan, event Kebumen Beach Marathon yang baru saja digelar mampu mendatangkan 2.515 peserta. Oleh karenanya, potensi besarnya animo peserta juga memungkinkan bila dilaksanakan di Gua Jatijajar.
“Ini harus kita kenalkan kepada masyarakat. Satu untuk edukasi, kedua untuk pariwisata. Kalau ada event itu pesertanya bisa ribuan. Tentu dengan branding lebih bagus, peserta akan lebih banyak lagi,” ucapnya.
Sumarno menegaskan, pihaknya akan mendukung jika event itu benar-benar diselenggarakan. Ia akan meminta Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jateng, untuk berkoordinasi lebih masif dengan Pemkab Kebumen.
“Soal ide Gua Jatijajar tadi mungkin bisa dikolaborasikan dengan Pemprov Jateng untuk mengadakan itu. Sebenarnya program ini lebih baik kalau dipaketkan (dengan event lain). Jadi ada series dan akan menarik. Mungkin ke depan akan seperti itu,” pungkasnya. (*)
