Aris menyebutkan, penanganan kemiskinan dan pengurangan pengangguran, menjadi salah satu Visi Misi Bupati Sragen tahun 2021-2026 pada periode kedua ini, dengan tujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, menambah pendapatan masyarakat, dan mengurangi kantong-kantong kemiskinan, melalui program Desa Tuntas Kemiskinan.
“Pemilihan Desa Tlogo Tirto sebagai lokasi Desa Tumis, karena menjadi 45 desa prioritas penanganan kemiskinan di Jawa Tengah dan Kabupaten Sragen. Pelaksanaan Desa Tumis di Tlogo Tirto, dimulai pada pertengahan tahun 2023 sampai akhir Desember 2023. Alhamdullilah hari ini dilaksanakan wisuda, yang ditandai dengan penyerahan SK dan piagam kepada Kepala Desa Tlogo Tirto,” terangnya.
Pelaksanaan Desa Tuntas Kemiskinan, ujarnya, melalui beberapa tahapan, yaitu pemilihan lokasi, pemilihan data, skrining data, asesmen awal, asesmen lanjutan, dan pemberian terapi.
Melalui data awal DTKS dan P3KE Desil I Non DTKS, sebanyak 964 KK dilakukan asesmen awal dan asesmen lanjutan, sampai akhirnya terpilih 702 KK yang diberikan terapi/ bantuan.
“Ada yang dapat bantuan RTLH dan jamban masing-masing Rp15 juta. Bantuan Pendidikan dari GNOTA untuk 43 orang selama satu tahun, SD senilai masing-masinh Rp400 ribu, SMP Rp500 ribu, dan SMA Rp600 ribu. Bantuan jaminan hidup (Jadup) untuk 28 orang Rp600 ribu selama tiga bulan, dan pelatihan untuk 70 orang, maupun kegiatan usaha ekonomi (permodalan usaha) 31 orang,” ungkapnya
