Cakupan Sub PIN Polio Putaran I di Jateng Capai 101,3 Persen

Di putaran kedua, Irma mengatakan lebih mengoptimalkan sisi edukasi. Peran Tim Penggerak PKK maupun kader kesehatan lebih ditingkatkan, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Ada dugaan KIPI ringan, baru dugaan, kini masih diaudit. Nah di putaran kedua, kita utamakan edukasi, karena jangan sampai ada anggapan anak sakit sesudah imunisasi. Padahal, sedang peralihan musim sehingga banyak yang sakit,” pungkas Irma. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *