UNGARAN, Cakram.net – Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang menggandeng Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) untuk meningkatkan kinerja dan mengejar peningkatan pendapatan daerah.
Kepala BKUD Kabupaten Semarang, Rudibdo menjelaskan pihaknya telah mengajukan proposal permintaan penempatan lulusan STAN di BKUD. Permohonan yang diajukan sejak 2022 akhirnya terealisasi tahun 2023.
Disampaikan, sebanyak 12 alumni STAN dari berbagai program studi ditugaskan di BKUD. Di antaranya manajemen aset, penilai pajak dan pengelola keuangan dinilai mampu memberikan kontribusi positif bagi pencapaian kinerja BKUD.
“Tujuan kinerja organisasi dicapai dengan adanya team work yang baik. Keberadaan mereka memperkuat kinerja pengelolaan keuangan daerah,” tegas Rudibdo saat pemaparan strategi peningkatan pendapatan daerah di hadapan rombongan eksekutif Pemkot Pasuruan Jawa Timur yang melakukan studi tiru tentang pendapatan daerah di ruang Dharma Satya Kompleks Kantor Bupati Semarang di Ungaran, Jumat 2 Februari 2024.
Rudibdo menyebutkan, salah satu peningkatan pendapatan yang cukup signifikan adalah Bea Pengalihan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Pada tahun 2023, realisasinya mencapai Rp61,91 miliar atau 111 persen dari target. Capaian itu salah satunya didukung personel penilai pajak yang berasal dari alumni STAN.
