Suprapti juga telah mengumumkan perpindahan lokasi sementara ini kepada para pelanggannya. Pedagang asal Kulonprogo ini biasa mengirimkan unggas untuk suplai resto-resto di sekitar Kota Yogya.
“Agak menurun tapi tidak banyak, mungkin karena banyak warga yang belum mengetahui lokasi shelter ini. Ya harus lebih sabar,” katanya.
Sementara untuk pasokan unggas, ia mengaku tidak mengalamai kendala, padahal ia sempat khawatir revitalisasi ini dapat berpengaruh pada pasokan ayam dan bebek dari daerah lain seperti dari Sleman.
Ia khawatir pemasok enggan mengirim ayam ke shelter yang akan ditempati karena jarak yang dianggap jauh. “Kemarin sempat khawatir takut pasokan kurang, karena lokasi shelter lebih jauh, tapi alhamdulilah pasokan aman,” katanya.
Hal senada dikatakan oleh Nanang Hermawan. Pedagang sayur ini mengaku fasilitas di shelter tersebut sudah baik. Meski ia mendapatkan ukuran kios lebih kecil dibanding ketika ia berjualan di Pasar Terban, namun ia merasa nyaman.
