SEMARANG, Cakram.net – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung proyek percontohan pengembangan kawasan berbasis sedimentasi berkelanjutan, di Pantai Moro Kabupaten Demak. Program yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Universitas Diponegoro Semarang ini, untuk merevitalisasi fungsi sosial, ekonomi, pelabuhan perikanan, bakau, tambak, pengembangan pariwisata, dan pemanfaatan lainnya.
“Kami berterima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang membuat pilot project pemanfaatan sedimentasi laut, di Pantai Moro Demak,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dilansir dari jatengprov.go.id, Jumat 26 April 2024.
Sumarno berharap, proyek percontohan ini bisa dikembangkan di kawasan pesisir lain yang bermasalah dengan rob, utamanya kawasan pantura dari Brebes hingga Rembang.
“Sebenarnya dari pesisir Brebes sampai Rembang problemnya sama. Kami berterima kasih, karena ini juga menjadi pemikiran kita bersama, untuk penanganan masalah di pantura Jateng,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan, modeling sedimentasi laut yang dilakukan di Pantai Moro Demak, adalah penanaman mangrove dan sebagainya.
