“Empat orang dosen kami sudah melakukan penelitian tentang bahan alam, sehingga kami harapkan kerja sama ini banyak memberikan manfaat bagi mahasiswa dan Stikes. Juga di dalam kami melakukan pengabdian ke masyarakat bisa memberikan edukasi bagaimana cara meminum obat atau minum jamu yang benar,” katanya.
Sementara Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo dr. Koesbintoro Singgih menyampaikan adanya kerja sama dengan Sido Muncul diharapkan menguntungkan kedua belah pihak. Setidaknya mahasiswa Stikes bisa memperkaya wawasan untuk mengetahui dunia industri.
“Kerja sama ini harus dieksekusi, untuk meningkatkan sinergi antara dunia pendidikan dan industri menemukan sesuatu yang berguna dalam bidang kesehatan, terutama pengobatan asli Indonesia,”ujarnya. (dhi)
