“Berdasarkan data BPS Temanggung itu TPT nya sudah rendah angkanya 2,54
tahun 2022. Kemudian turun di tahun 2023 menjadi 2,32. Jadi ada penurunan tingkat
pengangguran terbuka dari 12.042 menjadi 10.982 jiwa ini pengangguran,” tegasnya.
Dalam upaya menurnkan angka pengangguran di tahun 2024 ini, Dinperinaker telah menggelar pelatihan keterampilan berbasis kompetensi dan produktifitas yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024 sebesar 800 juta rupiah.
“Pelatihan ini diikuti 208 peserta, tujuan pelatihan ini meningkatkan kapasistas atau kompetensi para pemuda, pemudi, pencari kerja utamanya untuk meningkatkan keterampilan yang diinginkan, dengan demikian target setelah pelatihan ini diharapkan para peserta bisa tersalur di dunia kerja, maupun menjadi wirausaha baru,” pungkasnya. (*)
