Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Kabupaten Semarang 2024, Ngesti Nugraha Tunggu Perkembangan

UNGARAN, Cakram.net – Pasangan bakal calon Bupati Semarang dan Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha-Nur Arifah berpotensi melawan kotak kosong dalam Pilkada Kabupaten Semarang 2024. Karena hingga hari kedua pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang, Rabu 28 Agustus 2024, hanya tinggal satu partai politik (parpol) di Kabupaten Semarang yang belum memberikan dukungan terhadap pasangan Ngesti Nugraha-Nur Arifah, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Meski hanya tinggal PPP, namun partai yang memperoleh 6 kursi di DPRD Kabupaten Semarang tersebut bisa mengusulkan sendiri pasangan calon bupati dan wakil bupati Semarang, tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Hal itu setelah ada keputusan MK. Karena perolehan suara PPP di Kabupaten Semarang sebesar 9,3 persen, sementara untuk mengusulkan pasangan calon hanya butuh 7,5 persen suara.

Total ada 14 parpol yang tergabung dalam koalisi Mutiara (menang untuk Ngesti Nugraha-Nur Arifah) mengusulkan Ngesti Nugraha-Nur Arifah ke KPU. Rinciannya, 9 partai yang memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Semarang, yakni PDI Perjuangan, Nasdem, PKB, Golkar, PKS, Gerindra, PAN, Hanura, dan Partai Demokrat. Berikutnya 5 parpol yang tidak mendapatkan kursi DPRD, yakni PSI, Gelora, Perindo, Partai Umat dan Partai Buruh.

Ditanya terkait potensi tidak ada lawan dalam Pilkada Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha menyatakan pihaknya masih menunggu perkembangan menyusul adanya keputusan MK. Karena penutupan pendaftaran pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang pada Kamis 29 Agustus 2024.

“Kita tunggu sampai tanggal 29 Agustus 2024, kalau tidak ada lawan ya lawan kotak kosong. Yang penting kondusif, nyaman, aman, ayem tentrem,” ujarnya usai pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang, Rabu siang 28 Agustus 2024.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *