Hadapi Libur Lebaran, Pemkot Yogyakarta Siapkan Manajemen Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Semenetara Kepala Dishub Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengatakan, diprediksi puncak arus mudik akan terjadi di tanggal 28 Maret 2025. Namun kepadatan di wilayah Yogyakarta dari tahun ke tahun dimulai pada H+2 lebaran.

“Potensi pemudik di Yogyakarta hanya sekitar 1,3 persen dari jumlah secara nasional, sementara terbesar ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nantinya sebagian besar akan menikmati liburan di Yogyakarta mulai H+2,” katanya.

Untuk itu, lanjut Arif, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Yogyakarta. Untuk menyusun rencana operasional (renop) manajemen lalu lintas selama masa libur lebaran.

“Ring satu yaitu kawasan Malioboro, kemudian di ring dua kawasan lingkar Kridosono. Akan kami identifikasi dulu ruas mana saja yang padat seiring situasi dan kondisi di lapangan, untuk diatur dengan sistem,” terangnya.

Pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan Pemda DIY, untuk memanfaatkan Halaman Parkir Amongrogo menjadi kantong parkir tambahan insidental pada masa libur lebaran.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *