Tak Ingin Kecolongan, Gubernur Jateng Minta Personel TNI/Polri Dibekali Senjata Laras Panjang Saat Amankan Lebaran

Ahmad Luthfi yang merupakan Kapolda Jateng 2020-2024 ini mengatakan, aparat bersenjata laras panjang bisa ditempatkan di titik vital. Di antaranya pusat keramaian dengan potensi kejahatan tinggi hingga masjid.

Pada forum yang juga dihadiri bupati dan wali kota se-Jateng itu, Gubernur menyampaikan, arus mudik dan balik di Jateng akan menjadi sorotan nasional. Untuk itu, ia meminta pada semua kepala daerah dan jajarannya serius memetakan kelancaran guna memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat.

“Kalau ada bupati atau wali kota mau libur (saat Lebaran) izin dulu. Siapa tahu ada menteri yang datang ke tempat kalian,” kata Ahmad Luthfi dengan nada bercanda.

Kemudian ia juga menyoroti keberadaan rest area di Jateng. Sejauh ini, kebiasaan masyarakat saat jenuh berkendara ketika mudik dan balik dengan beristirahat di rest area. Sayangnya, sebagian di antara mereka sambil membuka bekal dan makan bersama keluarga, sehingga menghabiskan waktu yang cukup lama. Di sisi lain, banyak pengendara yang ingin beristirahat karena lelah di perjalanan.

“Rest area jadi seksi bagi pemudik untuk leyeh-leyeh. Jadi tempat titik jenuh, makan dengan dengan keluarga, akhirnya ndak mau diusir sehingga antrean panjang di tol,” ujarnya. (rls)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *