“Ini menyusul Desa Waru (Kecamatan Rembang), dan dari Kecamatan Kaliori juga banyak yang mengusulkan, tapi memang harus antre. Saat ini, sudah ada empat sampai lima lokasi, yang mengajukan permohonan,” terang Agus.
Dia berharap dengan hadirnya listrik di area pertanian, petani bisa bekerja lebih nyaman dan efisien. Selain itu, juga dapat menjadi langkah menuju modernisasi pertanian di Kabupaten Rembang. (*)
Halaman: 1 2
