Srawung Benteng: Ikhtiar Membentengi Benteng Ontmoeting dari Disinformasi Sejarah

Ratusan pelajar mengunjungi pameran sejarah di Benteng Ontmoeting-Willem II di Ungaran, Kabupaten Semarang, Minggu 25 Mei 2025. (IST)

Selain itu, pengujung pameran juga dibekali dengan katalog cetak untuk membantu pengunjung dapat memahami setiap sajian visual yang berada di pameran.

Anthony Tumimomor selaku Penanggung jawab pameran mengungkapkan, salah satu tujuan dari pameran ini adalah meluruskan sejarah yang kurang benar dan tidak sesuai dengan data serta fakta yang sebenarnya terjadi.

“Banyak disinformasi dan misinformasi mengenai peristiwa di Benteng Ungaran yang telah telanjur menyebar di masyarakat melalui dunia maya atau internet,” kata Anthony yang juga dosen di UKSW Salatiga ini.

Selain itu, lajutnya, melalui pameran sejarah ini, dapat memupuk rasa bangga masyarakat Ungaran karena keberadaan benteng ini, mengingat tidak semua kota yang ada di Indonesia masih memiliki benteng yang kokoh berdiri sampai saat ini.

“Harapan kongrit dari kegiatan ini adalah, ruang yang saat ini digunakan sebagai tempat pameran dapat dialih fungsikan sebagai mini museum benteng, sehingga masyarakat yang ingin mengetahui seluk-beluk tentang Benteng Ontmoeting–Willem II Ungaran bisa berkunjung disini,” sambungnya.

Selain pameran sejarah, swarung benteng juga menyajikan berbagai pegelaran tari, diskusi budaya “Ontmoeting, Saksi bisu kekalahan Prancis hingga pengasingan Diponegoro”, Workshop Kartografi, Walking Tour ke Museum Gatot Soebroto, Museum SMPN 1 Ungaran dan Perkebunan Pala.

Pada hari terakhir, 25 Mei 2025, Srawung benteng mengadakan Lomba Sketsa Bangunan Sejarah dan menampilkan pertunjukan tari dari sanggar Sokalima dan ditutup dengan pertunjukan tari kolosal “Ontmoeting” dari Sanggar Tari Kertapati-Ungaran.(sm)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *