Panen Udang Vaname di KIW Semarang, Sekda Jateng Berharap Bisa Jadi Inspirasi Masyarakat untuk Budi Daya

Sumarno berharap, panen udang vaname bisa menginspirasi masyarakat untuk membudidayakan. Dinas Kelautan dan Perikanan dapat membina nelayan untuk budi daya udang.

Di Balai Budidaya Ikan Air Payau dan Laut Kelas A ini, Sekda tidak hanya mendorong produksi, tapi memfasilitasi nelayan dan petambak dalam berusaha.

“Panen hari ini sebenarnya bukan yang utama, karena ini bagian dari aset yang berkontribusi menghasilkan PAD. Utamanya bukan mengejar PAD, tapi bagaimana ini memberi contoh, memberi inspirasi kepada masyarakat dalam berusaha,” tandasnya.

Sumarno menekankan, balai lain milik pemprov, seperti Balai Peternakan, Balai Perkebunan, Balai Pertanian, dan lainnya, juga harus memfasilitasi masyarakat dalam berusaha.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Endi Faiz Effendi mengatakan, Balai Budidaya Ikan Air Payau yang merupakan salah satu UPT di dinasnya, mempunyai dua loka tambak, yaitu di KIW Semarang dan Maribaya Tegal.

“Yang dilihat Pak Sekda tadi, kita akan panen udang vaname 2-3 ton, dengan ukuran 55 ekor untuk 1 kg. Dengan harga Rp65 ribu per kg, yang dibudidayakan selama tiga bulan,” terang Endi.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *