Selain itu ada, Tertib Bangunan, menumbuhkan kepedulian siswa dalam menjaga kebersihan dan keutuhan fasilitas sekolah. Tertib Lingkungan ini mengajak siswa mengelola lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan bebas sampah serta Tertib Sosial untuk membangun relasi harmonis antar siswa, guru, dan warga sekolah guna mencegah kekerasan dan perundungan.
“Anak-anak kita ajak melalui pembiasaan dan pendekatan pedagogis, misalnya belajar sambil bermain. Bahkan isu terkini seperti bahaya bermain layang-layang juga disisipkan dalam edukasi,” jelas Octo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta, Budi Asrori, menyambut baik program ini. Ia menilai, keberadaan Pantib for School turut memperkuat karakter dan kenyamanan proses belajar siswa.
“Program ini signifikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Baik sekolah negeri maupun swasta terus kita dorong agar layanan akademik dan non-akademiknya makin tertata,” ujarnya.
Ia menyebut, sebagian besar orang tua siswa merasa nyaman dengan lingkungan belajar di sekolah-sekolah yang sudah menjalankan program ini.
