Dengan air yang melimpah, lanjut dia, para petani yang biasanya hanya panen padi selama setahun, dengan adanya sistem pengairan ini, petani bisa panen hingga tiga kali. Dengan begitu, pendapatan petani bisa meningkat dua kali lipat.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menyampaikan terima kasih kepada KSAD, atas kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Masyarakat Desa Legok sangat berterima kasih. Ini bagian dari upaya kita menjaga Jateng sebagai lumbung pangan nasional,” ujar gubernur.
Dia menyebut, kerja sama dengan TNI telah berjalan melalui program karya bakti, yang mencakup 615 titik pipanisasi dan 475 titik pompanisasi.
Dengan mengalirnya air irigasi ke ratusan hektare sawah di Brebes, para petani punya harapan baru untuk bisa menanam, dan panen lebih dari satu kali dalam setahun. Model seperti itu diharapkan bisa direplikasi di daerah-daerah lain.
