Bupati Purbalingga Tegaskan Semua Kebijakan untuk Masyarakat

“Bukan soal kedekatan politik atau siapa yang kenal siapa, tapi profesionalisme dan meritokrasi. Saya ingin ASN yang berkompeten, berintegritas, dan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Get things done,” tegasnya.

Bupati juga mendorong ASN potensial untuk tidak ragu tampil ke depan. “Saya ingin melihat banyak pegawai dengan kompetensi bagus dan integritas tinggi berani menunjukkan diri. Ke depan, mereka bisa menjadi kekuatan baru Purbalingga dan menempati posisi strategis,” ungkapnya memberi motivasi.

Sebagai bentuk komitmen moral, Bupati Fahmi menyampaikan bahwa dirinya tidak mengambil gaji dan tunjangan selama menjabat.

“Saya merasa tidak pantas menerima gaji bila belum mampu memastikan seluruh amanah ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Alhamdulillah, rezeki saya cukup dari usaha pribadi, maka sejak awal saya putuskan tidak mengambil gaji dan tunjangan sebagai Bupati,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan para kepala OPD agar setiap program memiliki output yang jelas dan benar-benar dirasakan masyarakat. “Kalau tidak bisa meyakinkan saya bahwa program tersebut ada dampak positif untuk masyarakat, maka anggarannya akan saya alihkan ke program yang lebih dibutuhkan,” katanya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *