“Ini menunjukkan kepercayaan pemerintah pusat yang luar biasa. Patut kita apresiasi bersama karena ini berkat konsistensi kita dalam mendorong usaha mikro dan kecil di Kota Magelang,” ujar Damar, pada konferensi pers di Pendopo Pengabdian, Rabu 15 Oktober 2025.
Ia menambahkan, batik bukan sekadar warisan budaya, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan dunia fashion modern.
“Batik memiliki peranan strategis karena mampu membangkitkan ekonomi, memperkuat pelestarian budaya, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata. Motif batik mencerminkan peradaban, suasana batin masyarakat, hingga siklus kehidupan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kota Magelang Handini Rahayu menjelaskan kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama lintas sektor.
“Kegiatan ini terwujud berkat kolaborasi berbagi elemen. Semua stakeholder ikut bergotong royong,” terangnya.
