“Semoga pemberian penghargaan ini mampu memperluas partisipasi publik dalam kegiatan sosial dan memperkokoh solidaritas masyarakat dalam kerja-kerja kemanusiaan,” ungkapnya.
Ia pun memberikan apresiasi kepada PMI Kota Magelang yang terus menjaga semangat kemanusiaan ini sehingga ketersediaan darah di wilayahnya tercukupi.
Salah satu penerima penghargaan, M. Choirul Anwar, mengaku meski awalnya takut jarum suntik, akhirnya ia menjadi penderma darah aktif di UDD PMI Kota Magelang.
“Awalnya saya takut jarum suntik, tapi rasa takut itu kalah oleh keinginan untuk membantu sesama. Tujuan saya bukan penghargaan, tetapi memberikan apa yang Tuhan titipkan untuk kemanusiaan,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas layanan UDD PMI Kota Magelang yang dinilai sangat baik. (rls)
