Jateng-Inggris Sepakat Garap “Transit Oriented Development” Kawasan Aglomerasi Kedungsepur

Secara ekonomi, kerja sama ini diharapkan dapat mempersiapkan infrastruktur logistik dan transportasi penumpang, yang kini tengah tumbuh pesat di kawasan tersebut.

“Untuk Jateng tentu harus mempersiapkan diri dengan kesiapan logistik, dan juga kesiapan infrastrukturnya. Dalam hal ini kami mencoba untuk mendorong persiapan tersebut, sehingga Jateng dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya dari investasi ini untuk pertumbuhan ekonomi Jateng,” tuturnya.

Kepala Dishub Jateng, Arief Djatmiko, mengatakan pihaknya siap mendukung rencana pembangunan TOD di kawasan tersebut melalui pengintegrasian dengan Trans Jateng. Selain itu, dia juga meminta pemerintah Kabupaten Kendal dan Batang mengintegrasikan moda transportasi lokal, baik perkotaan maupun perdesaan.

“Sehingga mobilitas barang, masyarakat, interkoneksi, dan intermoda, bisa menjadi satu kesatuan untuk mendukung pengembangan di Jateng. Untuk dry port juga akan didorong, karena lalu lintas kontainer dari Jawa Tengah cukup tinggi, tadi disampaikan sekitar 12 juta, namun belum tertampung semua lewat Jateng,” pungkas Arief. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *