MAGELANG, Cakram.net – Identitas Kota Magelang melalui penguatan ekosistem kebudayaan menjadi hal yang senantiasa diupayakan oleh Pemerintah Kota Magelang.
Demikian disampaikan Wali Kota Magelang, Damar Prasetyoni, saat membuka kegiatan Dialog Budaya Tahun 2026 bertajuk “Pemajuan Kebudayaan” di Aula Cendikia Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang, Jumat 30 Januari 2026.
Damar mengapresiasai adanya ruang diskusi dua arah antara pemerintah dan pelaku budaya. Menurutnya, dialog bukan sekadar seremonial, melainkan sarana untuk mengisi “ruang jiwa dan pikiran” guna melahirkan referensi baru dalam membangun kota.
“Dialog sangat penting untuk menyamakan persepsi dan membangun kepercayaan. Dalam konteks kebudayaan, peran pemerintah bukan untuk mengendalikan, melainkan membina dan memastikan ekosistem kebudayaan tetap lestari, berkembang, serta memberi makna nyata bagi masyarakat,” ujar Damar.
Dalam kesempatan itu, Damar menyinggung fenomena sosial yang terjadi belakangan ini, yakni terkait laporan pencurian penutup gorong-gorong di sejumlah titik di Kota Magelang.
Ia menyatakan, tindakan pencurian tersebut bukanlah cerminan budaya masyarakat Kota Magelang.
