Sementara seorang warga, Air Titik Wardhani (36) mengatakan, kerusakan talud mengancam keberadaan jembatan. Selain itu, ambrolnya talud juga mengancam bangunan warung dan kantor perbankan.
“Kami warga sekitar merasa sangat khawatir, terutama saat terjadi banjir, karena saat ini pun, meski cuaca tidak banjir, kondisi talud itu sudah menggantung, jadi sangat membahayakan, terutama untuk keselamatan pengguna jembatan. Ketika terjadi banjir besar sangat dimungkinkan talud bisa ambrol lagi dan jembatan akan runtuh,” katanya.
Warga berharap, pembangunan talud jembatan segera dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih parah, sekaligus menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas ekonomi masyarakat. (*)
Halaman: 1 2
